rangkuman peljaran agama kelas11 semester 2



BERIMAN KEPADA KITAB ALLAH
       Mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah telah menurunkan kitab- kitab-Nya kepada Nabi dan Rasul-Nya. ( qs an- nisak 136).
       Kitab ialah wahyu Alloh yang diturunkan kepada Nabi Dan Rasulnya MelaluI Prantara Malaikat Jibril
KITAB YANG WAJIB DIKETAHUI ADA EMPAT
  1. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa as (qs al- baqarah 53)
  2. Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud as (qs al-isra’ 55)
  3. Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa as (qs al- maidah 46)
  4. Kitab al-qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw (qs al- baqarah 2, qs yusuf  2 dan qs al- qolam 51-52)

Suhuf ialah Wahyu Allah yang berupa lembaran- lembaran yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasul seperti;
  1. Nabi Adam as sebanyak 10 suhuf
  2. Nabi Ibrahim as sebanyak 10 suhuf
  3. Nabi Musa as sebanyak 10 suhuf sblm menerima Taurat
  4. Nabi Syis as sebanyak 10 suhuf
  5. Nabi Idris as sebanyak 10 suhuf

Fungsi Iman Kepada Kitab Allah
       Sebagai petunjuk dan pedoman manusia
       Sebagai landasan hukum dan etika
       Sebagai tempat kembalinya segala persoalan

Perilaku mencerminkan Keimanan  Terhadap Kitab Allah
       Selalu ta’at beribadah kepada Allah
       Selalu menghindari perbuatan maksiat
       Selalu berbakti kepada orang tua.
        
Hikmah beriman kepada kitab Allah
       Memiliki pedoman kehidupan pribadinya
       Memiliki pedoman Dalam kehidupan masyarakat
       Memiliki pedoman dalam berbangsa dan bernegara

BAB  VII
Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup
A. QS Ar- rum 41
    Artinya; telah tampak kerusakan di darat dan laut akibat ulah manusia sendiri.
    QS Ar-rum 42
     Katakanlah adakanlah perjalanan di muka bumi ini dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang- orang  dahulu

Kandungannya
       Tejadinya kerusakan karena kesalahan pada manusia. Seperti;
     - Banjir , Longsor,Gempa, Kebakaran, Dll

Perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup
       Bersikap kasih sayang terhadap semua makhluk
       Tak membuang sampah sembarangan
       Tidak memburu hewan secara liar
       Tidak menebang/ membakar hutan sebarangan
       Menjaga keharmoisan dengan lingkngan

B. QS AL-A’RAF 56-58
       Artinya; dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut/ tdk diterima dan harapan/dikabulkan ……
       Dan dialah yg meniupkan angin sebagai pembawaberita gembira sebelum kedatangan rahmatnya/ hujan……
       Dan tanah yg baik tanam- tanaman tumbuh subur dengan izin Allah…..

Perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup  pada ayat di atas
       Tidak berbuat onar di muka bumi
       Tidak berputus asa dari rahmat Allah
       Mengurus dan mengelola alam untuk diambil manfaatnya sesuai dengan ketentuan Allah

C. QS SHAD 27
       وما خلقنا السماء والارض وما بينهما با طلا ذ لك ظن الذين كفروا فويل للذين كفروا من النا ر          
Artinya; dan kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa diantar keduanya tanpa hikmah, yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir,maka celakalah orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka

Perilaku yang terkandung dalam qs shad 27
       Tidak menyia- nyiakan ciptaan Allah  yaitu alam
       Berperasangka baik kepada Allah
       Bersikap peduli terhadap lingkungan
       Mempunyai rasa peduli terhadap lingkungan

BAB VII
MENGHARGAI KARYA ORANG LAIN
       Menghargai artinya memberi, menentukan, menilai, membubuhi harga, memandang penting, berguna dan menghormati (KBBI).
Karya ialah sesuatu yang dihasilkan dari orang lain baik berupa pikiran, pendapat, maupun hasil suatu pekerjaan

Mutiara Hadits
       Rasul bersabda; Tidak termasuk golonganku orang yag tidak menyayangi yang lebih muda dan tidak menghargai hak- haknya orang tua. Bukanlah termasuk golonganku orang yang suka menipu kami. Seorang mukmin tidak dikatakan beriman sehingga ia mencintai orang mukmin yang lain, seperti mencintai dirinya sendiri (HR Tabrani)

Maksud Menghargai Karya Orang Lain
       Terjalin sikap menghargai
       Memberi dukungan dan motivasi
       Tidak mematahkan semangat
       Meneladani kebaikan dan kesuksesannya
       Mengambil pelajaran dari keburukan dan kegagalan.

Sikap Dan Perilaku Menghargai Karya Orang Lain
       Selalu memberi pujian
       Selalu memberikan motivasi
       Tidak membicarakan  kekurangan karya orang lain
       Mengatakan bahwa kita senang  karyanya
       Mengatakan kita berniat ikut jejaknya
       BAB  IX
A.  DOSA BESAR
Dosa ialah imbalan buruk atas sesuatu perbuatan Mukallaf yang dipandang buruk oleh agama.
 1. Dosa ada dua yaitu dosa kecil ialah dosa yang ditimbulkan oleh sesuatu perbuatan manusia yang mengabaikan ketentuan hukum Allah Swt, sepanjang mau bertaubat pasti diampuni
    (qs hud 114).
.   Dosa besar ialah dosa yang ditimbulkan akibat suatu perbuatan tertentu yang melanggar atau bertentangan dengan ketentuan hukum Allah
    Dosa besar ada dua  yaitu dosa besar yang tidak dapat diampuni allah dan dosa besar yang dapat diampuni allah.
Ciri- Ciri Dosa Besar
       Mengandung menyekutukan Allah
       Merugikan orang lain fisik maupun materi, harga diri
       Melanggar ketentuan allah baik di al-qur’an dan Hadits
       Bertentangan dengan etika dan adab Islam
       Perbuatan yang nyata- nyata dilarang allah dan Rasulnya.

B. Contoh Dosa Besar
  1. SYIRIK ialah menyekutukan/ menyamakan Allah pada hak istimewa-Nya spt ibadah,mencipta, mengatur, memberi, manfaat mudrat, membuat hukum syari’at dsb.
       Tauhid  dalam tiga hal spt; Rububiah, Uluhiah, dan Asma was Sifat.

Jenis- Jenis Syirik
       Syirik Kecil  ialah tidak menjadikan pelakunya keluar dari Islam tetapi mengurangi kualitas keimanan. Syirik kecil ini dibagi lagi dua;
    1. Syirik Zahir seperti ucapan bersumpah  selain Allah
     2. Syirik Khafi/ tersembunyi  seperti Riya’ dan sum’ah dll
       Syirik Besar  ialah mengeluarkan pelakunya dari agama Islam dan kekal di dalam neraka.
       Syirik besar ini dibagi lagi pada empat macam;
     1. Syirik Do’a
     2. Syirik Niat
     3. Syirik keta’atan
     4. Syirik Mahabbah

Penyebab Perbuatan Syirik
       Karena harga diri
       Karena minim pemahaman terhadap Agama
       Karena mengikuti tradisi nenek moyang walaupun jelas salah dalam agama (lihat qs al- baqarah 170)

Bahaya Yang Ditimbulkan Syirik
  1. Menjalim Allah
  2. Menjalim diri sendiri
  3. Kekal di Neraka
  4. Seluruh amal ibadah bagaimanapun banyaknya dihapus
  5. Dihari kiamat termasuk orang bangkrut amal

C. Perbuatan Zina
       Ialah hubungan badan antara laki- laki dan  perempuan yang bukan Muhrim Dan belum pernah melakukan pernikahan secara sari’ah. ( etimologi)
       Ialah Zina mata. Tangan, kaki, telinga, dan hati merupakan zina pengertian luas ( terminologi)

Hukum Zina
Qs Al- Isra’   32
                       ولا تقربواالزنى انه كا ن فحشة وساء سبيلا
    Artinya; Dan janganlah kamu mendekati zina , sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu yang buruk.

Pembagian Zina Dan Hukumannya
. Ghoiru Muhson ialah bujang atau gadis atau yang belum pernah menikah. Hukumannya dicambuk seratus kali dan diasingkan satu tahun.
2. Muhson ialah orang yang sudah pernah menikah laki- laki maupun perempuan. Hukumannya dirajam/ dilempari dengan batu sampai mati.

D. Minuman Keras
       Ialah segala jenis minuman yang memabukkan sehingga menjadi hilang kesadarannya.
    Seperti; wine, wisky, brendi, sampagne, malaga, atau benda padat ganja, morpin, candu, pil kb, nii, putaw,koplo, dan ngadon dll

Hukuman Minuman Keras
       QS AL- Maidah  90
    Artinya; Hai orang yang beriman sesungguhnya minuman homar, berjudi ,berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan , maka jauhilah perbuatan- perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan
Hukuman Minuman Keras
       Bagi peminum khomar memabukkan atau tidak maka mereka harus dihukum antara 40 sampai 80 kali deraan/ cambuk

BAB. X
PENYELENGGARAAN JENAZAH
  1. Memandikan;
      Tata cara memandikan Mait sebagai berikut;
1. Siapkan tempat yang agak tinggi atau dipangku keluarganya.
2. Siapkan air secukupnya seperti, air tawar, air sabun, air kapur barus, air bidara
3.  Siapkan ember dan gayung secukupnya
  4.  Kain pecahan untuk istinjak dan membersihkan lubang2/ celah2 tangan dan kaki disesuaikan.

POSISI MEMANDIKAN ADA 3
-Telentang, dengan disiram air yang disediakan secara selang seling duluan air tawar dengan niat memandikan untuk simait…
-Miring kelambung kanan, disiram dengan air seperti diatas sampai dianggap bersih
-Miring kelambung Kiri, disiram seperti di atas sampai bersih

-Posisi mait kembali menelentang untuk bersuci atau beristinjak baik kubul dan duburnya sampai dianggap bersih dengan kain pecahan yang telah disiapkan.
-Setelah itu baru diambil kain pecahan yang digulung2 untuk membersihkan lobang mata, telinga, hidung, mulut dan celah2 tangan dan kaki sampai bersih.
-Kemudian kalau sudah dianggap bersih siram lagi dng air tawar, kamudian ambilkan air wuduknya sampai selesai niatkan untuk simait

NIAT
Mandikan simait seperti :“Nawaitul gusla ‘ala hazal mait fardu kifayatin lillahi ta’ala” (artinya sengaja aku memandikan mait ini fardu kifayah karena Allah.)
 Uduk bagi simait :“ Nawaitul Udua ‘ala hazal mait lirof’il hadasi asghori fardon lillahi Ta’ala”artinya (sengaja aku ambil air wuduk untuk simait untuk menghilangkan hadas kecil wajib karena Allah)

       Setelah maitnya diudukkan, baru dilap dengan handuk seluruh tubuhnya seperti kita siap mandi mulai dari rambut sampai kakinya
       Lalu di angkat bersama2 dan diletakkan di atas kain kafan yang telah disiapkan sebelumnya.
B. MENGAFANI
-Kain kafan laki- laki cukup 3 lapis ukuran yang sama
-Kain perempuan 5 lapis, terdiri dari  dua lapis kain, dan sarung, satu baju. Kerudung
-Siapkan tali pengikat sebanyak yang dibutuhkan/ ganjil
-Di setiap lapis kain ditaburi kapur barus yang sudah dihaluskan

Ukuran Kain Kafan
-Panjang kain ialah ukurlah panjang mait, dan lebihkan kira- kira dua tangkap atau 30 cm
-Lebarnya ialah ukurlah siku si mait dan kali dua, kemudian lebihkan kira- kira 30 cm
-Setelah kain kafan dibentangkan barulah si mait diletakkan di atasnya
-Kemudian kain kafan digulung satu demi satu dengan arah berlawanan.
-Setelah siap digulung baru diikat di ujung kepala, dada, pinggang, lutut dan ujung kaki

C.       Menguburkan
-Panjang kubur, ukurlar panjang mait dan lebihkan kira- kira 30 cm
-Lebar kubur kurang lebih satu meter dan memakai liang lahat
-Dalamnya kubur kurang lebih 1,5 meter
Baru di turun maitnya, kemudian ditimbun sampai rata
-Kemudian dibuat bentuk tanah gundukan, dan ditancapkan batu nisan

D. SHALAT MAIT

       Artinya shalat yang tidak memakai rukuk dan sujud dan terdiri 4 takbir.
       Ketika menshalatkan mait laki- laki, posisi imam berdiri di arah kepala mait
       Ketika menshalatkan mait perempuan, posisi imam berdiri di arah pinggang/ pusat mait
       Selesai shalat mait sebaiknya dibacakan tahlil dan do’a


 Niat Shalat Mait Ada 4 Macam
 

1.Niat Mait laki- laki dewasa
      اصلى على هذا الميت اربع تكبرة فرض كفاية مائموما لله   تعالى             
                                              
2. Niat mait laki- laki kecil
 اصلى على هذا الميت طفل اربع تكبرة فرض كفاية مائموما لله      تعالى
3.Niat mait perempuan dewasa
             اصلى على هذه الميتات اربع تكبرة فرض كفاية مائموما لله تعالى                                         
                          
4.Niat mait perempuan kecil
 اصلى على هذه الميتات طفلة اربع تكبرة فرض كفاية مائموما     لله تعالى   


 takbir pertama membaca alfatiha
takbir kedua memebaca salawat
akbir ketiga Allahummagh firlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu.."
Artinya:"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia"

Setelah takbir keempat membaca:
"Allahumma la tahrim naa ajrahu walaa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.."
Artinya:"Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya"

. "Salam" kekanan dan kekiri

BAB X
KHOTBAH, TABLIG DAN DA’WAH
       Khotbah adalah penyampaian sesuatu baik berupa perintah atau larangan dari Allah swt berdasarkan ayat- ayat al- qur’an dan Hadits dan orang yang menyampaikan disebut Khotib.
       Khotbah ada dua Sunah (seperti idul adha, istisqo dll) dan Khotbah Wajib (khotbah jum’at).

ADAB KHOTBAH JUM’AT
  1. Berdiri
  2. Salam

RUKUN KHOTBAH
  1. Membaca alhamdalah
  2. Membaca sahadatain
  3. Membaca salawat
  4. Berwasiat taqwa
  5. Membaca salah satu ayat salah satu dua khotbah
  6. Membaca do’a pada khotbah kedua

SYARAT KHOTBAH ADA ENAM
1. Duluan khotbahnya dari shalat jum’atnya
2. Diawali dengan Niat
3. Khotbah disampaikan dalam bahasa yang dimengerti jama’ah tetapi rukun2nya b. arab
4. Setelah masuk waktu zuhur
5. Mengeraskan suara khotib
6. Antara shalat jum’at tidak boleh berselang lama

SUNAH KHOTBAH
  1. Di atas mimbar
  2. Duduk pada anak tangga yang tinggi
  3. Mengeraskan suara
  4. Berpegang tongkat
  5. Memendekkan khotbah
  6. Boleh memberi isyarat dengan telunjuk
  7. Khatib membincang urusan kaum Muslimin

PERAKTIK KHOTBAH
       Tentukan topik atau tema
       Kumpulkan referensi
       Bacalah referensinya
       Buat tek khotbah
       Buat muqoddimah
       Susunlah materi
       Susunlah khotbah pertama sama dengan kedua atau hampir sama
       Susun do’a
       Akhiri do’a kedua dengan penutup







Komentar